Jumat, 10 November 2017

Tugas Sistem Informasi Psikologi 3

Anggota kelompok :
- Andhika Setya P
- Annisah Pebrianam
- Lulu Ul Masnuah
- Machwinda Brilianti
- Prakas Putra S
- Pratiwi Indy L
- Pratiwi Isti Anggarwati

PROFIL KECENDERUNGAN KEPRIBADIAN MAHASISWA BIMBINGAN DAN KONSELING DITINJAU MELALUI EPPS (Edward Personal Preference Schedule)

            Salah satu tes yang digunakan untuk mengungkapkan kepribadian adalah tes EPPS (Edward Personal Preference Schedule). Tes ini di kembangkan oleh Allen L. Edward yang mengacu pada konsep teori kepribadian Murray yang dikenal dengan personologi EPPS juga berbeda dengan inventori lain terutama dalam mengukur stabilitas emosi, axienty (kecemasan), penyesuaian diri atau keadaan neoritik. Selain bisa menelusuri simtom klinis atau psikiatris. Misalnya untuk menentukan paranoid, histeria maupun skizofrenia.
            EPPS yang merupakan hasil pengembangan dari teori kepribadian Murray, hanya menggunakan 15 need dari 20 need yamg dikemukakan oleh Murray. Tes kepribadian hanya berbentuk verbal yang terdiri dari 225 pasang pernyataan. Semua pasang pernyataan tersebut merupakan pengembangan dari beberapa aspek psikologi yang akan di ukur, yang meliputi 15 macam need. Kelima belas need dalam EPPS adalah :
-          N. Achievement (Ach)  yaitu usaha untuk menunjukkan  prestasi, baik bidang akademik maupun pekerjaan.
  • N. Deference (Def) yaitu adanya kemauan untuk menyesuaikan diri mengikuti perintah atau aturan.
  • N. Order (Ord) yaitu adanya kebutuhan untuk keteraturan di dalam bekerja.
  • N. Exhibition (Exh) yaitu usaha untuk menunjukkan diri kepada orang lain.
  • N. Autonomy (Aut) yaitu usaha untuk berdiri sendiri (otonom).
  • N. Affiliatiom (Aff) yaitu kecenderungan untuk berafiliasi dengan orang lain.
  • N. Intraception (Int) yaitu kecenderungan untuk campur tangan terhadap urusan orang lain.
  • N. Succorance (Suc) yaitu kecenderungan untuk mendapatkan bantuan dari orang lain.
  • N. Dominance (Dom) yaitu kemauan untuk menguasai orang lain.
  • N. Abasement (Aba) yaitu kemauan untuk mengalah.
  • N. Nurturance (Nur) yaitu kemampuan untuk menyenangkan orang lain.
  • N. Change (Chg) yaitu kemauan untuk mengadakan perubahan.
  • N. Endurance (End) yaitu ketahanan dalam mengatasi rintangan-rintangan dalam menyelesaikan pekerjaan.
  • N.Heterosexual (Het) yaitu kecenderungan dalam hubungan sexual.
  • N. Aggression (Agg) yaitu kecenderungan untuk berperilaku agresif.


Contoh Tabel Hasil EPPS


Jumat, 27 Oktober 2017

Sistem Informasi Psikologi 2


1.        Tulis PI :
#Judul
     Pengaruh Asertivitas Terhadap Prokrastinasi pada Mahasiswa

#Latar Belakang
     Lama masa studi S1 di Indonesia idealnya adalah 4 tahun, namun di beberapa perguruan tinggi di Indonesia rata-rata lama masa studi S1 adalah 4,5 tahun. Salah satu penyebab fenomena tersebut adalah mahasiswa yang suka menunda-nunda mengerjakan tugas atau prokrastinasi. Terdapat banyak faktor penyebab prokrastinasi, beberapa diantaranya dapat dicegah atau diatasi dengan perilaku asertif.

#Tujuan
     Untuk menguji secara empiris pengaruh asertivitas terhadap prokrastinasi pada mahasiswa.

#Metode Penelitian
     Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Gunadarma yang berada di tingkat 3 atau tingkat 4 dan bekerja atau memiliki kegiatan organisasi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner dengan skala prokrastinasi berdasarkan aspek prokrastinasi dari Steel dan Skala Asertivitas berdasarkan komponen asertivitas dari Alberti dan Emmons. Validitas yang digunakan adalah validitas isi, batas daya dikriminasi aitem yang digunakan adalah 0,3 diuji dengan SPSS. Batas reliabilitas yang digunakan adalah 0,7 diuji dengan SPSS. Teknik analisis data menggunakan regresi sederhana dengan bantuan SPSSS

2.        Apakah dari PI tersebut, jika dibuat suatu sistem, maka termasuk ke dalam CBIS yang mana?
     Termasuk kedalam Sistem Penunjang Keputusan. Karena nanti akan terdapat kuesioner yang berisi pernyataan-pernyataan yang harus diisi oleh user. Kemudian jawaban user akan diskor yang nantinya akan ditentukan apakah user harus mengikuti pelatihan perilaku asertif atau tidak.


3.    Apakah terdapat potensi dilakukan penelitian terhadap sitem-sistem yang ada dengan topik PI anda?
   Ya.

Rabu, 11 Oktober 2017

Tugas Sistem Informasi Psikologi

Nama   : Andhika Setya P.
NPM   : 11514030
Kelas   : 4PA22
Nama Anggota Kelompok:
  • Andhika Setya P
  • Annisah Pebrianam
  • Lulu ‘Ul M
  • Machwinda Brilianti
  • Prakas Putra S
  • Pratiwi Indy L
  • Pratiwi Isti A


Sistem Informasi Tes Kepribadian
Untuk Seleksi dan Penempatan Tenaga Kerja
Pada Perusahaan

Hasil dan Pembahasan

            Aplikasi ini terdiri dari Halaman Utama, Halaman Pekerjaan, dan Halaman Hasil Interpretasi Tes. Pada Halaman Utama user dapat melakukan login dengan menginput username dan password, kemudian  aplikasi akan melakukan pengecekan apakah user tersebut sudah terdaftar dan apa hak dari user tersebut.
            Halaman Pekerjaan berisi semua daftar pekerjaan yang telah dipost. Pada halaman ini juga terdapat beberapa fitur seperti Tambah Data Pekerjaan, Edit Data Pekerjaan, Dan Hapus Data Pekerjaan.

            Halaman Hasil Interpretasi Tes hanya dapat diakses oleh admin atau penyedia tes. Pada halaman ini terdapat hasil dan interpretasi tes yang kemudian akan digunakan untuk membandingkan kesesuain hasil dan interpretasi dengan kriteria-kriteria yang dibutuhkan dalam suatu pekerjaan. 

Kamis, 06 April 2017

Dewi Psyche

Nama Anggota:

Andhika Setya P. (11514030)
Devita Puspa C. (12514853)
Dian Septi (13514002)
Prakas Putra S. (18514473)
Pratiwi Isti A. (18514496)


Di suatu kerajaan ada seorang raja yang memiliki tiga orang putri. Putri bungsunya bernama Psikhe. Psikhe ini sangat cantik sampai-sampai di daerahnya orang-orang menjadi berhenti menyembah Afrodit dan mulai menyembah Psikhe sebagai dewi kecantikan.
Meskipun Psikhe tidak menghendaki semua perhatian ini, tetap saja Afrodit marah karena kecantikannya tersaingi. Afrodit lalu memanggil Cupid (Eros), putranya. Afrodit menyuruh Cupid untuk membuat Psikhe jatuh cinta kepada lelaki terjelek di dunia. Karena sudah terbiasa melakukan tugas seperti itu dari ibunya, Cupid pun langsung saja terbang mencari Psikhe.
Tetapi ketika Cupid melihat Psikhe, dia malah terpesona sampai tidak sengaja ia menusuk tangannya sendiri dengan anak panah cinta. Cupid pun jatuh cinta kepada Psikhe dan tidak jadi melakukan perintah Afrodit.
Setelah beberapa lama, Afrodit yang terus memantau Psikhe menyadari adanya suatu keganjilan, kenapa Psikhe belum juga jatuh cinta pada siapapun? Akhirnya Afrodit langsung turun tangan. Ia mengutuk Psikhe sehingga tidak ada seorangpun yang mau melamarnya.
Beberapa tahun berlalu, tidak ada seorang pun yang datang melamar Psikhe sementara usianya sudah cukup untuk dia menikah. Orangtua Psikhe cemas dan pergi ke orakel untuk meminta nasehat.
Cupid membuat Oracle berkata bahwa Psikhe tidak ditakdirkan untuk menikahi seorang manusia, melainkan Psikhe harus menikah dengan suatu makhluk yang tinggal di sebuah gunung.
Psikhe dan Orangtuanya bersedih, karena menyangka Psikhe ditakdirkan untuk menikah dengan seekor monster. Setelah perdebatan yang cukup panjang, Psikhe akhirnya berhasil meyakinkan orangtuanya untuk merelakan putri bungsu mereka mengikuti jalan yang telah ditentukan oleh takdir.
Psikhe meninggalkan tempat tinggalnya. Semua orang merasa sedih melepas kepergian Psikhe, karena entah disebabkan oleh kecantikan fisiknya atau juga kebaikan hatinya, Psikhe berhasil menjadi wanita yang dicintai oleh masyarakat sekitarnya.
Psikhe berjalan menuju gunung yang dimaksud. Ia terus berjalan sambil memberanikan diri. namun karena ia tidak kuat menahan rasa takutnya, ia menitikkan air mata. Tiba-tiba datanglah Zefiros, dewa angin barat. Zefiros lalu membawa Psikhe dari gunung itu menuju seuatu tempat.
Setelah diturunkan oleh Zefiros, Psikhe melihat sebuah hutan yang indah. Ia pun berjalan menembusnya, hingga ia sampai ke sebuah tanah lapang yang ditumbuhi rumput. Di tengah tanah lapang itu, terdapat sebuah rumah indah yang nampak seperti istana.
Tiba-tiba terdengar sebuah suara yang mengatakan bahwa tempat itu dibangun untuk tempat tinggal Psikhe dan disana ada banyak pelayan yang tidak terlihat untuk memenuhi kebutuhan Psikhe. Gadis cantik itu sangat gembira mendengarnya.
Di malam hari, tempat itu sangat gelap dan tidak ada cahaya sama sekali. tiba-tiba Psikhe mendengar suara seorang laki-laki. Suara itu terdengar halus dan ramah.
"Apa ini monster yang dibilang orakel?" pikir Psikhe ragu.
Cupid meninggalkan Psikhe setelah berhubungan seksual.

Psikhe dan Cupid lalu menghabiskan setiap malam dengan berhubungan seksual bersama. Namun Psikhe tidak bisa melihat wujud suaminya karena memang suasananya sangat gelap gulita. Psikhe pun memohon agar suaminya menampakkan diri di siang hari. Namun dengan sedih suaminya terus menolak dengan berkata, "Jika kau melihat wujudku, maka saat itu juga kebahagiaan kita akan berakhir."
Lama-kelamaan Psikhe merindukan keluarganya, awalnya Cupid menolak tetapi akhirnya mengizinkan saudari-saudari Psikhe datang ke istana mereka. Ketika tahu keadaan Psikhe, saudari-saudarinya jadi iri. Mereka lalu berusaha membuat Psikhe dan suaminya berpisah, dengan harapan sang suami tak dikenal nantinya akan menikahi mereka.
Mereka memanas-manasi Psikhe. Menurut mereka, Psikhe harus tahu identitas suaminya, karena bisa saja suaminya adalah monster, seorang monster tentu tidak ingin wajahnya dilihat. Mereka juga menyuruh Psikhe membunuh suaminya itu jika memang monster.
Malam itu, Psikhe benar-benar melakukan yang dikatakan oleh kakak-kakaknya. Ia membawa sebuah lentera dan sebuah belati. Awalnya ia ragu, namun kata-kata kakaknya terus terngiang dan ia pun menyalakan lentera.
 
Psikhe melihat Cupid.

Ketika cahaya lentera menyinari wajah suaminya, Ia langsung menyadari siapa yang selama ini bersamanya. tidak lain adalah Cupid sang dewa cinta. Psikhe pun makin mencintai Cupid. Namun karena kaget melihat Cupid, Psikhe tidak sengaja menumpahkan minyak dari lenteranya ke badan Cupid.
Cupid merasa sakit sekaligus marah akibat perbuatan Psikhe itu. Cupid pun langsung terbang begitu saja dan meninggalkan Psikhe, yang hanya bisa menangis sendirian menyesali perbuatannya.
Lama Psikhe menunggu suaminya. namun Cupid tidak lagi datang. Psikhe pun meninggalkan istananya dan menemui kakak-kakaknya. Psikhe menceritakan tentang kepergian suaminya dan langsung pergi lagi menjelajahi Yunani mencari keberadaan suaminya.
Setelah mendengar bahwa suami Psikhe adalah dewa dan kini telah meninggalkan Psikhe, kakak-kakak Psikhe pun pergi ke bukit berbatu dan berharap akan dibawa ke istana sang dewa. Zefiros memang datang membawa mereka tetapi bukan ke istana melainkan ke jurang, dia lalu menjatuhkan mereka di sana sampai mati.
Psikhe terus berjalan hingga ia memasuki Kuil Demeter. Di dalam kuil itu terdapat banyak biji-bijian berceceran sehingga kuil itu nampak berantakan. Sambil bersedih Psikhe mengumpulkan biji-bijian itu sehingga kuil itu tidak lagi berantakan.
Demeter melihat apa yang dilakukan Psikhe. Sang dewi pun berbicara padanya, "Kau pantas mendapatkan kebahagiaan wahai gadis cantik. Jika kau mencari Cupid, maka sebaiknya kau menemui Ibunya, Afrodit sang dewi kecantikan, dan berdoa memohon maaf."
Psikhe sangat senang mendapat perhatian dari Demeter, maka ia segera menuju Kuil Afrodit. Di sana, Afrodit yang masih kesal dengan Psikhe menemuinya. Gadis itu meminta maaf kepada Afrodit. Namun sang dewi berkata bahwa untuk menebus dosanya, ia harus berhasil melakukan tugas-tugas yang akan Afrodit diberikan. Psikhe pun setuju.
Sebagai tugas pertama, Afrodit telah menyiapkan setumpuk tinggi biji-bijiann yang terdiri dari tiga jenis biji. Psikhe ditugaskan untuk memisahkan ketiga biji-bijan itu ke dalam tumpukan yang berbeda sebelum malam berakhir.
Dengan putus asa Psikhe melakukan tugas yang mustahil itu. Tapi tiba-tiba datanglah sekoloni semut yang kemudian ikut membantu Psikhe. Dengan bantuan semut-semut, tugas mustahil itu pun akhirnya berhasil ia selesaikan sebelum pagi.
Afrodit yang melihat keberhasilan Psikhe menjadi sangat kesal. Tugas berikutnya adalah Psikhe harus mengambil wol, dari domba-domba emas yang merumput di pinggir sungai.
Ketika Psikhe menuju tempat tersebut, ia dihentikan oleh sekelompok minfa yang memperingatkannya, "Wahai gadis cantik! kamu jangan mendekati domba domba itu! mereka sangat ganas! yang perlu kamu lakukan hanyalah menunggu hingga siang hari ketika matahari bersinar terik. Mereka akan berteduh di bawah pohon itu."
Psikhe mengerti apa yang harus ia lakukan. ia berterima kasih kepada para minfa dan pergi mengamati para domba emas.
Ketika domba-domba itu selesai berteduh. Wol emas mereka tersangkut di batang pohon dan semak-semak tempat mereka berteduh. Psikhe pun tinggal mengambil wol-wol itu dari sana.
Semakin Psikhe berhasil, semakin sulit pula tugas yang diberikan oleh Afrodit. Psikhe harus mengambil air mematikan dari sungai Stix. Dia mengira kali ini dia akan mati, namun tiba-tiba datang seekor elang kiriman Zeus yang mengambilkan air itu untuknya.
Afrodit jadi makin kesal, dan untuk tugas terakhir Afrodit berkata, "Karena kau, putraku Cupid menjadi nakal. Dia menjadi tidak penurut lagi. Aku sampai stres memikirkannya, dan kecantikanku pun berkurang. Sekarang kamu harus pergi ke dunia bawah, temui Persefone dan mintakan kepadanya sedikit kecantikannya."
Psikhe bingung bagaimana memasuki dunia bawah dan kembali hidup-hidup. Psikhe berpikir tak ada lagi yang bisa dia lakukan, dia pun naik ke menara dan berniat bunuh diri. Tetapi begitu sampai di menara, bangunan tersebut malah berbicara pada Psikhe dan memberitahunya cara melaksanakan tugasnya.
Setelah mendapat petunjuk, Psikhe akhirnya masuk ke dunia bawah. Ia mengikuti jalan yang diberitahukan oleh sang menara. Psikhe Membayar Kharon satu koin untuk mengantarnya menuju gerbang dunia bawah. Psikhe Melemparkan satu roti pada Kerberos sehingga ketiga kepala mereka berebutan memakannya. ia juga menolak berbagai permintaan yang diajukan oleh para arwah disana.
Ketika sampai di istana Hades, Psikhe melakukan tugasnya yaitu meminta kotak kecantikan pada Persefone. Sesuai petunjuk yang dia dapat, Psikhe menolak untuk duduk di kursi, dan dari semua makanan yang ada di atas meja, dia hanya memakan roti.
Persefone mengambil sebuah kotak dan memberikannya pada Psikhe. Setelah mendapat kotak itu, Psikhe keluar dengan hati-hati dari dunia bawah, dia memberi lebih banyak kue pada Kerberos dan membayar lagi pada Kharon. Pada akhirnya Psikhe berhasil sampai di dunia atas.

Namun sekali lagi Psikhe merasa penasaran. Dia ingin mendapatkan sedikit kecantikan dari kotak yang dia bawa. Dia berpikir tentu nanti Cupid akan senang kalau dia menjadi lebih cantik. Psikhe melupakan peringatan dari sang menara dan membuka kotak itu. Begitu Psikhe membukanya, kutukan tidur langsung keluar dari kotak itu dan membuat Psikhe tertidur abadi.
Sementara luka pada bahu Cupid telah sembuh dan Cupid sendiri telah memaafkan Psikhe bahkan Cupid kini sangat merindukan istrinya itu.
Cupid menghampiri Psikhe, yang pingsan karena
 membuka kotak dari Persefone.
Cupid mencari Psikhe dan menemukannya sedang tertidur dalam kutukan. Cupid mengampulkan kutukan itu dan memasukannya lagi ke dalam kotak. Cupid lalu menicum bibir Psikhe. Berkat ciuman dari seorang dewa, Psikhe akhirnya bisa terbangun lagi, dan dia sangat bahagia melihat suaminya. Cupid lalu terbang ke hadapan Zeus dan memohon supaya Psikhe dijadikan abadi. Zeus setuju dan menyuruh Hermes membawa Psikhe ke Olimpus. Begitu sampai di Olimpus, Psikhe diberi minuman para dewa, ambrosia, dan menjadi abadi. Kini Cupid dan Psikhe bisa bersama dalam kebahagiaan. 

Cupid berbahagia bersama Psikhe yang dia cintai



Cupid and Psikhe menikah dan memiliki anak bernama Hedone ("kesenangan"). Afrodit sendiri telah memaafkan Psikhe bahkan dia ikut menari dalam pesta pernikahan mereka.






Di atas segalanya kisah tersebut adalah symbol bahwa apa yang ingin kita pahami mungkin tidak akan sepenuhnya tertangkap namun ada satu hal yang tidak dapat dirampas dari diri kita: the human spirit. Sesukar apapun Psyche tetap bertahan dalam pencariannya terhadap hal yang akan melengkapkan jiwanya. Love and soul…had sought and, after some trials,found each other, and that union could never be broken (Hamilton in mythology, 1942) 
Dalam Bahasa Yunani, kata "psyche" selain bermakna "jiwa", juga berarti "kupu-kupu." Kupu-kupu merupakan simbol alam dari transformasi dan perkembangan yang luar biasa, sebagaimana ungkapan dalam Bahasa Inggris: "Just when the caterpillar thought the world was over, it became a butterfly." Psike yang awal mulanya hanya seorang manusia biasa mampu menjadi seorang dewi. Perubahan Psike tersebut tidaklah mudah. Psike harus melalui berbagai cobaan yang diberikan oleh dewi Afrodit (Venus). Semoga kita selaku pegiat psikologi dapat mendukung para "caterpillar" untuk bersabar menjalani metamorfosis, melalui berbagai masalah, tantangan dan pembelajaran, sebelum akhirnya menjadi "butterfly" yang indah dan dapat terbang mengangkasa.

https://id.wikibooks.org/wiki/Mitologi_Yunani/Kisah_Cinta/Cupid_dan_Psikhe

Rabu, 18 Januari 2017

Pengertian, Jenis-Jenis, & Model Komunikasi

Pengertian Komunikasi

            Komunikasi berasal dari bahasa Latin communicatio yang berarti pemberitahuan atau pertukaran pikiran

Menurut para ahli, komunikasi adalah:

Laswell
=> Adalah suatu proses yang menggambarkan siapa mengatakan apa dengan cara apa, kepada siapa dengan efek apa

Carl I. Hovland
=> Adalah suatu proses dimana seorang individu atau komunikator mengoperkan stimulant, biasanya dengan lambang-lambang bahasa (verbal maupun non-verbal) untuk mengubah tingkah laku orang lain

Edwin Emery
=> Adalah seni menyampaikan informasi, ide, dan sikap seseorang kepada orang lain


Jenis-Jenis Komunikasi


Terdapat dua jenis komunikasi yakni :

Komunikasi Verbal
            Komunikasi verbal adalah komunikasi yang menggunakan bahasa sebagai alat. Komunikasi verbal dapat berupa lisan maupun tulisan.

Komunikasi Non-Verbal
            Komunikasi non-verbal adalah komunikasi yang tidak menggunakan bahasa lisan maupun tulisan, namun menggunakan bahasa kial, gambar, dan sikap. Komunikasi non-verbal memindahkan pesan tanpa menggunakan kata-kata.

Model Komunikasi


            Terdapat beberapa model komunikasi, salah satu dari model komunikasi tersebut adalah model Stimulus Respon (S-R). Model komuniasi Stimulus Respon (S-R) adalah model komunikasi yang paling mendasar. Model ini mengingatkan kita bahwa apabila ada aksi, pasti akan muncul reaksi.
            Model komunikasi ini mengasumsikan bahwa perilaku individu disebabkan oleh kekuatan stimulus dari dunia luar, bukan atas motif dan sikap diri.

Contoh:
Ada seorang pria yang berjalan dengan menyert kakinya dan membuat anak-anak yang melihatnya bingung dan penasaran



Daftar Pustaka:

Suprapto, T. (2009). Pengantar teori & manajemen komunikasi. Yogyakarta: Media Pressindo

Uripni, C.L., Sujianto, U., & Indrawati, T. (2003). Komunikasi kebidanan. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC


Wiryanto. (2004). Pengantar ilmu komunikasi. Jakarta: Grasindo

Kamis, 12 Januari 2017

Store Operation

Job description
  • Mengerjakan konsep dan kerangka kerja yang berhubungan dengan penjadwalan, aplikasi, pengawasan dan pengembangan
  • Merencanakan serta mengatur negosiasi dengan pihak lain
  • Memprediksi dan mengestimasi variabel resiko dan peluang



Job specification
  • Pendidikan S1 diutamakan jurusan Manajemen
  • Pria atupun wanita
  • Pengalaman kerja minimal 2(dua) tahun
  • Mampu mengoperasikan komputer
  • Menguasai bahasa inggris dengan baik
  • Menguasai dasar-dasar ilmu keuangan, administrasi, entertainment, komputer, pembukuan dan sebagainya



Sumber : http://www.matahari.co.id/careers/pages/fungsi-fungsi-matahari#merchandising

Marketing



Job Description
  • Membuat promosi barang
  • Memasang iklan
  • Berhubungan dengan agen iklan
  • Membuat brosur dan pamflet
  • Menjaga hubungan dengan klien
  • Mengatur strategi pemasaran produk


Job Specification
  • Pendidikan minimal S1 diutamakan lulusan Fakultas Ekonomi
  • Pria maupun wanita
  • Usia maksimal 30 tahun
  • Mampu berkomunikasi dengan baik
  • Mengerti kondisi pasar



Sumber : Salah seorang karyawan di Human Resource Department suatu perushaan

Direksi Personalia

Job descripton
  • Mengatur penggajian karyawan
  • Mengetes pelamar kerja
  • Mengurus karyawan yang bermasalah
  • Memecat atau merekrut karyawan


Job Spesification
  • Pendidikan minimal S1 diutamakan lulusan Hukum, Manaejemn, atau Psikologi
  • Pria maupun Wanita
  • Usia maksimal 50 tahun
  • Mampu berkomunikasi dan bernegosiasi dengan baik
  • Mengerti tentang hukum ketenagakerjaan



Sumber : Salah seorang karyawan di Human Resource Department suatu perushaan

Finance Staff

Job description
  • Mengatur pembayaran dan pengeluaran uang
  • Melakukan pembayaran hutang
  • Menerima pembayaran pembelian barang
  • Mencatat keuangan perusahaan


Job specification
  • Pendidikan S1 diutamakan jurusan Akutansi
  • Wanita
  • Usia maksimal 30 tahun
  • Pengalaman kerja minimal 2 (dua) tahun
  • Mampu mengoperasikan komputer dengan baik



Sumber : Salah seorang karyawan di Human Resource Department suatu perushaan

General Affair

Job description
  • Mengurus segala perizinan perusahaan
  • Mengatur tugas security
  • Mengatur pemeliharaan gedung dan fasilitas kantor
  • Mengatur kebersihan lingkungan kantor
  • Mengatur semua kebutuhan operational perusahaan
  • Mengatur outsourcing (OB, driver, dlll)


Job specification
  • Pendidikan S1 semua lulusan
  • Pria ataupun wanita
  • Usia maksimal 40 tahun
  • Pengalaman kerja minimal 1 (satu) tahun
  • Mampu berkomunikasi dengan baik

Sumber : Salah seorang karyawan di Human Resource Department suatu perushaan

Minggu, 08 Januari 2017

Psikologi Manajemen

Apa Itu Psikologi Manajemen?

Pengertian Manajemen dalam bahasa Inggris “management” dengan kata kerja to  manage  yang secara umum  berarti  mengurusi  atau  mengelola.  Dalam  arti khusus  manajemen dipakai  bagi pimpinan dan kepemimpinan, yaitu orang-orang yang melakukan kegiatan memimpin, disebut “manajer”. Pengertian Manajemen  adalah  suatu  rangkaian  proses yg meliputi kegiatan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, evaluasi dan pengendalian dalam  rangka memberdayakan seluruh sumber daya organisasi/ perusahaan, baik sumberdaya manusia (human resource capital), modal (financial capital), material (land, natural resources or raw materials), maupun teknologi secara optimal untuk mencapai tujuan organisasi/ perusahaan.

Psikologi adalah sebuah bidang ilmu pengetahuan dan ilmu terapan yang mempelajari mengenai perilaku dan fungsi mental manusia secara ilmiah. Para praktisi dalam bidang psikologi disebut para psikolog. Para psikolog berusaha mempelajari peran fungsi mental dalam perilaku individu maupun kelompok, selain juga mempelajari tentang proses fisiologis dan neurobiologis yang mendasari perilaku.

Psikologi manajemen adalah suatu studi tentang tingkah laku manusia yang terlibat dalam proses manajemen dalam rangka melaksanakan fungsi-fungsi manajemen untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya.

Apa Itu Organisasi?
Menurut beberapa para ahli, organisasi adalah :

  • W.J.S. Poerwadarminta

Susunan dan aturan dari berbagai bagian (orang atau kelompok) sehingga menjadi satu kesatuan yang teratur dan tertata.

  • Janu Murdiyamoko & Citra Handayani

Sebuah sistem sosial yang mempunyai identitas kolektif secara tegas, progja yang jelas, prosedur dan cara kerja, serta daftar anggota yang secara terperinci.

  • Max Weber

Suatu kerangka terstruktur yang di dalamnya berisikan wewenang, tanggung jawab dan pembagian kerja untuk menjalankan masing-masing fungsi tertentu.

  • Dahlan Al Barry

Pengaturan dan penyusunan bagian-bagian tertentu hingga menjadi satu kesatuan, aturan dan susunan dari berbagai bagian sehingga menjadi satu kesatuan yang teratur dan gabungan kerja sama untuk mencapai tujuan tertentu.

  • Chester I. Bernard

Sebuah sistem kegiatan kerja sama yang dilakukan oleh dua orang ataupun lebih untuk melaksanakan suatu aktivitas yang didalamnya memerlukan komunikasi dengan pencapaian tujuan bersama. Barnard menekankan peranan pada setiap orang anggotanya yang harus diberikan informasi dan motivasi dan sebagian sebagian anggota lainnya yang harus membuat keputusan.

  • Richard Scott

Suatu kolektivitas yang disengaja & dibentuk untuk mencapai suatu tujuan tertentu yang didasarkan pada asas kelangsungan.

  • Stephen P. Robbinss

Suatu kesatuan sosial yang dikoordinasikan dengan batasan-batasan yang relatif dapat diidentifikasi dan bekerja terus menerus untuk mencapai tujuan bersama.

  • Stoner

Suatu pola hubungan melalui orang atau sekelompok orang di bawah pengarahan manajer untuk mengejar tujuan bersama.

  • Victor A. Thompson

Suatu integrasi dari sejumlah orang yang ahli yang bekerja sama dengan sangat rasional & impersonal untuk mencapai tujuan – tujuan yang spesifik &telah disepakati sebelumnya.

  • James D. Mooney

Suatu bentuk perserikatan orang atau sekelompok manusia untuk mencapai tujuan bersama yang telah di sepakati.

  • Kochler

Sebuah sistem terstruktur yang mengkoordinasikan usaha tertentu oleh suatu kelompok orang untuk mencapai tujuan.

  • Schein

Suatu bentuk koordinasi segala aktivitas yang rasional oleh sejumlah orang untuk mencapai tujuan melalui pembagian dalam pekerjaan & fungsi hirarki otoritas serta tanggungjawab masing-masing anggota.

Jadi, kesimpulan organisasi ialah suatu kumpulan beberapa orang yang bekerjasama dengan sportif dan tanggung jawab yang dilakukan secara sadar untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

Aktivitas Sumber Daya Manusia
Menurut Mathis dan Jackson (dalam Rika, 2011) manajemen sumber daya manusia terdiri dari beberapa kelompok aktivitas yang saling berhubungan yang terjadi dalam konteks organisasi, berikut ketujuh aktivitas SDM, yaitu:

a. Perencanaan dan Analisis SDM
Melalui perencanaan SDM, manajer dapat mengantisipasi kekuatan yang akan mempengaruhi persediaan dan tuntutan para karyawan di masa depan. Hal ini sangat penting untuk memiliki sistem informasi sumber daya manusia (SISDM) guna memberikan informasi yang akurat dan tepat waktunya untuk perencanaan SDM.

b. Peluang Pekerjaan yang Sama
Pemenuhan hukum dan peraturan tentang kesetaraan kesematakn kerja (Equal Employment Opportunity/EEO) mempengaruhi semua aktifitas SDM yang lain dan integral dengan manajemen SDM.

c. Pengembangan SDM
Dimulai dengan orientasi karyawan baru, pengembangan SDM juga meliputi pelatihan keterampilan pekerjaan. Ketika pekerjaan berkembang dan berubah maka diperlukan pelatihan ulang yang dilakukan terus menerus untuk menyesuaikan perubahan teknologi.

d. Kompensasi dan Tunjangan
Kompensasi memberikan penghargaan kepada karyawan atas pelaksanaan kepada pekerjaan melalui gaji, insentif, dan tunjangan. Para pemberi kerja harus mengembangkan dan memperbaiki sistem upah dan gaji dasar mereka.

e. Kesehatan, Keselamatan, dan Keamanan
Jaminan atas kesehatan fisik dan mental serta keselamatan para karyawan adalah hal yang sangat penting. Secara global, berbagaihukum keselamatan dan kesehatan telat menjadikan organisasi lebih responsif terhadap persoalan kesehatan dan keselamatan.

f. Hubungan Karyawan dan Buruh/Manajemen
Hubungan antara para manajer dan karyawan harus ditangani secara efektif apabila para karyawan dan organisasi ingin sukses bersama. Merupakan suatu hal yang penting untuk mengembangkan,mengkomunikasikan, dan meng-update kebijakan dan prosedur SDM sehingga para manajer dan karyawan sama-sama tahu apa yang diharapkan.

Sumber :
Feinberg, M. R., et al. (1996). Psikologi manajemen. Penerbit Mitra Utama: Jakarta.

Maqqasary, A. A. (2013). Pengertian Manajemen. Diambil dari http://www.e-jurnal.com/2013/11/pengertian-manajemen.html?m=1

Seputar Pengetahuan. (2015). 12 Pengertian Organisasi Menurut Para Ahli Lengkap. Diambil dari        http://www.seputarpengetahuan.com/2015/05/12-pengertian-        organisasi-menurut-para-ahli-lengkap.html

Widyatama. (n.d.). Bab II Tinjauan Pustaka. Diambil dari http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/bitstream/handle/123456789/2698/Bab%202.pdf?sequence=4

Wikipedia. (n.d.). Psikologi. Diambil dari https://id.m.wikipedia.org/wiki/Psikologi