Awan hitam menyelimutimu
Malam kelam menaungimu
Gerhana menjadi mentarimu
Gagak hitam merpatimu
Malam kelam menaungimu
Gerhana menjadi mentarimu
Gagak hitam merpatimu
Dalam gelap tangismu menjelma
Dalam hening perihmu terasa
Dalam hitam kelabumu tercipta
Dalam sepi rintihmu mengudara
Waktu tak urung membuat lukamu pergi
Waktu tak jua buat tangismu berhenti
Meski engkau dalam pelukku
Tangismu tetap terdengar pilu
Meski begitu, kau tetap kan ku peluk
Walau tangismu terus berkecamuk
Terus dalam pelukku hingga mentari tak terbit di ufuk
Hingga maut bersiap tuk duduk
Awan hitam menyelimutimu
Malam kelam menaungimu
Namun jangan biarkan gelisah menghantuimu
Karena aku kan selalu disini untukmu